Edy Mulyadi Sudah Siap-siap Jika Dipenjara Hari Ini

Edy Mulyadi
Seken GNPF Ulama, Edy Mulyadi. [foto : Inisiatifnews.com]

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Terlapor kasus “Tempat Jin Buang Anak”, Edy Mulyadi hari ini telah memenuhi panggilan tim penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri.

Bahkan sebelumnya, Edy mengaku bahwa dia siap jika nantinya harus ditahan oleh aparat usai diperiksa di dalam kasus yang telah membuat masyarakat Kalimantan marah besar itu.

Bacaan Lainnya

“Bukan bermaksud mendahului takdir Allah, mohon maaf, saya sudah merasa dibidik dan sangat besar kemungkinan bahwa saya akan ditahan,” kata Edy, Senin (31/1).

Sekretaris Jenderal GNPF Ulama itu merasa bahwa kasusnya tidak murni perkara hukum. Namun ada muatan politis. Sehingga dalam kasus ini, ia menyatakan bahwa dirinya mengatasnamakan pribadi dan profesinya sebagai wartawan.

“Saya akan diperiksa dan tidak pulang dan ditahan. Saya siap sebagai individu dan wartawan saya siap (ditahan),” tegasnya.

Perlu diketahui, bahwa banyak pihak yang melaporkan Edy Mulyadi dalam kasus “Tempat Jin Membuang Anak”, di mana kalimat tersebut terucap oleh Edy dalam konferensi persnya bersama para pegiat Khilafah Islamiyah eks anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang menolak pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur oleh pemerintah dan DPR RI.

Salah satu yang melaporkannya adalah Ketua Ummum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra. Ia mendorong agar Polri bersikap tegas dengan menangkap dan menahan Edy Mulyadi.

Apalagi di dalam agenda pemanggilan pertama yang berlangsung pada hari Jumat (28/1), Edy Mulyadi mangkir dengan alasan ada kesibukan lain.

“Penjemputan paksa harus dilakukan, kami khawatir Edy Mulyadi melarikan diri dari negara kita,” kata Bintang.

Pos terkait