Tak Ingin PPP Jadi Partai Gurem, Massa GPK Minta Evaluasi Suharso Monoarfa

suharso monoarfa
Kantor Pusat PPP dikepung massa dari Gerakan Penyelamat Ka'bah (GPK).

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Kelompok massa yang tergabung di dalam Gerakan Penyelamat Ka’bah (GPK) menggelar aksi damai selamatkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kantor PPP Menteng Jakarta Pusat.

Dalam aksinya, mereka membawa spanduk dan poster bergambarkan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dengan tulisan ‘Kader PPP akui PPP sedang tidak baik-baik saja. Survei PPP terancam kehilangan kursi di DPR. Saatnya evaluasi kepemimpinan, dibutuhkan pemimpin yang bisa berikan teladan dan bermartabat’.

Bacaan Lainnya

Selain itu, spanduk lainnya juga bertuliskan ‘PPP bisa bangkit menuju kejayaan lagi. Jika Suharso rela persiapkan muktamar luar biasa untuk memilih pengganti dirinya sebagai ketua umum PPP’.

Seperti konteks aksi yang disampaikan di dalam spanduk tuntutan, massa aksi menilai bahwa ada persoalan besar yang perlu diperbaiki dari partai yang notabane berbasis Islam itu.

“Selamatkan PPP agar 2024 tidak menjadi Partai Gurem. PPP membutuhkan figur Ketua Umum yang menjadi teladan buat kader, dan memberikan kepercayaan diri untuk membangkitkan PPP dari keterpurukan,” tegas Koordinator Aksi Rohmad dalam orasinya, Senin (30/5).

WhatsApp Image 2022 05 30 at 14.46.07

Menurutnya, nasib parrai berlogo kakbah itu semakin terpuruk menjelang perhelatan akbar Pemilu 2024. Kemudian diakui juga, bahwa internal PPP saat ini sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. Salah satu wujudnya adalah saat mereka bertemu dengan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattaliti beberapa waktu lalu.

Di samping itu, dari tahun ke tahun kursi PPP di parlemen jumlahnya semakin merosot. Rohmad mensyinyalir semua itu terjadi karena kepemimpinan Suharso sedang bermasalah sehingga banyak kader PPP yang melakukan manuver politik lain.

“Hal itu terjadi akibat faktor kepemimpinan di partai berlambang kakbah. Para kader PPP resah dan gelisah bagaimana cara untuk menaikkan suara supaya partai ini tetap ada,” sambung dia.

Oleh karena itu kata dia, PPP saat ini sudah waktunya membutuhkan figur Ketua Umum yang mempunyai kemampuan luar biasa dan memiliki rekam jejak yang baik.

“Save PPP dari keterpurukan, dicari pemimpin yang bisa bangkitkan kejayaan PPP di Pemilu 2024. Biarkan Bapak Suharso selesaikan urusan rumah tangganya dan siapkan Muktamar Luar Biasa untuk mencari pengganti Ketua Umum PPP,” pungkasnya.

Pos terkait