Atasi Kelompok Pro Khilafah, GPMI Minta Pemerintah Ambil Langkah Persuasif

syarief hidayatulloh
Ketua Umum PB GPMI, H Syarief Hidayatullah.

JAKARTA, Inisiatifnews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (PB GPMI) H Syarief Hidayatulloh memberikan saran kepada pemerintah, khususnya di bawah komando Presiden Joko Widodo untuk mengambil langkah yang lebih halus terhadap masyarakat yang pro terhadap propaganda Khilafah Islamiyah.

Karena menurutnya, cara represif justru kurang tepat karena akan memicu percikan masalah baru di kalangan grass root.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah harus persuasif. Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi (Pancasila),” kata Syarief ketika ditemui di June’s Resto and Bar, di Hotel Bintang Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (3/8).

Tujuan dari langkah persuasif ini adalah untuk mengupayakan agar mereka yang masih pro terhadap Khilafah Islamiyah bisa pelan-pelan mengakui Pancasila.

Hal ini karena persoalan ideologi memang sulit digeser. Bahkan kata Syarief, belajar dari Ustadz Abu Bakar Baasyir yang berusia 83 tahun baru mengakui tentang Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

“Agar beliau juga turut serta dalam membangun bangsa ini dan mengakui Pancasila ini,” sambungnya.

Sekali lagi, Syarief menyarankan agar pemerintah tetap merangkul kelompok eks pengurus bahkan simpatisan HTI agar merasa diayomi dengan baik oleh negara.

“Bagaimana caranya pemerintah harus turun tangan tekait masalah (propaganda khilafaf) HTI,” tuturnya.

Terakhir, Syarief pun meyakini bahwa sebagai bangsa Indonesia, para kelompok simpatisan HTI dan pro Khilafah akan kembali ke pangkuan NKRI jika dilakukan pendekatan dan pemahaman yang lebih halus.

“Saya sangat optimis sekali HTI kembali ke Pancasila, semuanya. Itu semua kan kawan-kawan kita juga,” tandasnya.

Pos terkait