utang, pinjam uang
ilustrasi

Inisiatifnews – Prof Mohammad Mahfud MD menyampaikan bahwa saat ini banyak sekali tawaran jasa pinjam dana tunai melalui media sosial.

Oleh karena itu, ia pun mengingatkan kepada masyarakat luas agar tidak mudah terbujuk rayu untuk meminjam apalagi tanpa perhitungan finansial yang matang.

“Melalui WA, SMS, Twitter, setiap hr datang rayuan agar kita meminjam uang. Jaminannya BPKB mobil bahkan ada yg tanpa jaminan. Ber-hati2lah, ngutang itu gampang, semua ingin memberi utangan. Tapi pd saat hrs membayar kita di-buru2 bagai tikus. Bnyk yg pakai debt collector,” kicau Prof Mahfud di akun Twitternya, Selasa (1/1/2019).

Baca juga :  Berkemeja Putih, Mahfud MD Ke Istana

Menurut Prof Mahfud, keputusan untuk mengambil utang harus memerlukan perhitungan yang sangat matang. Dimana utang yang dipinjam tersebut juga disesuaikan dengan batas kemampuan pengambil utang untuk membayarnya.

Baca juga :  Mahfud Diminta Jadi Menteri Jokowi

“Asal ngutang dgn perhitungan matang, silakan. Makin besar hutang, makin tinggi kemampuan bayar plus untungnya. Itu bagus. Yg hrs kita ingatkan adl yg ngutang tanpa tahu bgmn membayarnya. Itu yg bs menjerat. Kadang ada yg dipaksa ngutang motor, 3 bln kemudian disita plus bunganya,” jelasnya.

(ibn)

space iklan