Inisiatifnews – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan ternyata terkena hoaks juga.

Narasi hoaks yang beredar itu menyebutkan bahwa, Luhut akan mencium kaki Capres nomor urut 01 Prabowo Subianto jika menang pada Pilpres 2019 nanti.

Setelah beredar luas, Luhut akhirnya mengklarifikasi berita ini. Ditegaskannya, semua kutipan dalam blog tersebut hoaks alias tidak benar.

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan ‘Luhut: Saya Siap Cium Kaki Prabowo Jika Dia Bisa Jadi Presiden!!’ maka dengan ini saya menyatakan bahwa saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu, baik secara lisan maupun tulisan,” ujar Luhut kepada wartawan di Kantor Kemenko Maritim, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Luhut menunggu permintaan maaf resmi dari media operain.blogspot.com atau media lainnya yang juga ikut nyebarin berita tersebut. Ia pun marah dan tak akan segan menindaklanjuti kasus ini ke ranah hukum jika permohonan maaf tidak segera disampaikan.

“Ya (siap menuntut), saya, kan enggak pernah ngomong gituan,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat memilih berita secara cerdas dan bijak, yakni dengan mengedepankan program kerja dan rekam jejak kedua paslon berdasarkan data yang benar.

“Demikian klarifikasi ini saya sampaikan dengan tujuan mengingatkan kita semua untuk melaksanakan demokrasi dengan damai, tanpa berita bohong,” imbaunya.

Luhut juga menyampaikan klarifikasi serupa di laman Facebooknya.

Sebelumnya, Luhut diberitakan oleh sebuah portal blogspot akan mencium kaki Ketua Umum Partai Gerindra jika ia terpilih sebagai Presiden RI periode 2019-2024. Laman operain.blogspot.com memberitakan hoaks ini pada Kamis (17/01/19) lalu.

Dalam tulisan berjudul Luhut: Saya Siap Cium Kaki Prabowo Jika Dia Bisa Jadi Presiden! itu, Luhut diberitakan tak tahan dengan pemberitaan utang pemerintah yang terus dilemparkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Luhut menantang pengkritik Jokowi menunjukkan data dengan taruhan cium kaki. “Prabowo bilang utang kita banyak saya, Luhut Binsar Panjaitan, kalau dia bisa jadi presiden, saya cium kakinya, tetapi kalau Jokowi terpilih kembali, kau cium kaki saya,” kata Luhut ditulis laman berita itu.

Ditulis lagi, Luhut menyampaikan kalimat itu dalam acara Sarasehan Nasional bertema Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai Maluku di Jakarta pada Rabu (11/07/18).

(FAQ)

space iklan