Inisiatifnews – Ketua Divisi Hukum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Damai Hari Lubis mengaku sangat mengapresiasi kader Partai Bulan Bintang (PBB) dan para calegnya yang memilih mengundurkan diri dari partai karena memilih patuh kepada Rizieq Shihab.

Menurutnya, mundurnya para caleg yang dianggap berpotensial dalam pertarungan elektoral Pileg 2019 itu adalah wujud pencegahan umat Islam terpapar penyakit munafik.

“Mundurnya caleg yang berpotensi sama dengan mencegah ummat tertular penyakit hati/munafik, sekaligus mencegah dan atau mengurangi para munafikun leluasa mewakili atas nama ummat atas dasar dapatkan kursi yang ditinggalkan caleg potensial (korban recall/PAW) yang sami’na wa atho’na kepada para habaib dan para ulama,” kata Damai dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (28/1/2019).

Baca juga :  Novel Sebut Prabowo Tak Akan Diundang di Ijtima Ulama IV

Perlu diketahui bahwa Partai Bulan Bintang (PBB) resmi mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin untuk Pilpres 2019. Keputusan diambil melalui rapat pleno beberapa hari lalu.

“Keputusan memberikan dukungan politik kepada Jokowi-Ma’ruf Amin bukanlah keputusan pribadi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, tetapi keputusan mayoritas Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019,” kata Yusril dalam keterangannya, Minggu (27/1).

Pernyataan Yusril menjawab pertanyaan soal puluhan caleg PBB yang mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga :  PA 212 Sebut 2024 Khilafah Tegak Bareng FPI Cs

Yusril mengatakan hasil rapat pleno 19 Januari lalu sudah dituangkan ke dalam surat keputusan DPP PBB. Pengambilan keputusan itu ditegaskan Yusril sah dan demokratis.

“Rapat pleno menugaskan kepada Ketua Majelis Syuro MS Kaban, Ketua Umum DPP Yusril Ihza Mahendra dan Ketua Mahkamah Partai Yasin Ardi untuk merumuskan kalimat-kalimat dukungan politis tersebut, yang hasilnya ditandatangani sebagai Keputusan Rapat Pleno yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum PBB Eddy Wahyudin selaku pimpinan rapat pleno,” jelas Yusril.