Istimewa

Inisiatifnews – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengambil langkah untuk antisipasi kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta. Untuk itu Anies menyiapkan instruksi gubernur (ingub) yang akan menjadi landasan hukum jajaran Pemprov DKI Jakarta melakukan berbagai langkah antisipasi DBD, termasuk yang memerlukan anggaran.

Selain itu ingub itu diterbitkan untuk merespons peningkatan kasus DBD pada awal 2019 dibanding tahun sebelumnya. Pada Januari 2018 tercatat ada sebanyak 198 kasus, sedangkan data per 28 Januari 2019 sudah tercatat sebanyak 662 kasus.

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

“Ingub itu nanti akan menjadi landasan untuk mereka (jajaran Pemprov DKI) melakukan pembiayaan-pembiayaan, dan lain-lain,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (30/1/2019).

Baca juga :  Di Depan FPI, Anies Keluhkan PKL Tak Boleh Jualan di Trotoar

Meskipun ingub belum terbit, Anies mengaku telah menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari perangkat wilayah seperti lurah, camat, wali kota, hingga tingkat dinas, untuk merespons cepat kasus DBD.

Berbagai langkah antisipasi dan penanganan DBD sudah bisa dijalankan, meskipun ingub itu masih dalam proses.

“Sebagian kegiatan, sudah jalan, tapi kalau melakukan kegiatan-kegiatan tambahan yang terkait dengan DBD membutuhkan dasar hukum, nanti dasar hukumnya akan keluar,” kata dia.

Baca juga :  Ibukota Pindah, Pusat Ekonomi Tetap di Jakarta

Anies menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan serta dalam memberantas sarang nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan nyamuk penyebab DBD. Sebab, ditinjau dari data per Januari 2019, kasus DBD lebih tinggi dibanding tahun 2018 .

“Angkanya memang sangat tinggi dibandingkan tahun lalu ataupun dua tahun lalu. Jadi, memang kita menghadapi situasi yang berbeda, ini diperlukan keterlibatan semua,” ucap Anies.

Oleh karena itu, Anies mengimbau warga melakukan kegiatan juru pemantau jentik (jumantik) mandiri di rumahnya masing-masing untuk turut mengantisipasi kasus DBD.
[SA]

space iklan