Inisiatifnews – Pakar hukum, Prof Mahfud MD menilai bahwa kasus yang dialamatkan kepada Rocky Gerung terkait dengan tudingan penistaan agama karena menyebut kitab suci adalah karya fiksi tidak akan kemana-mana.

Pasalnya, ia menilai tidak ditemukan pasal yang tepat untuk menjerat Rocky dalam kasus tersebut.

“Saya tidak menemukan dalilnya (pasalnya -red). Tetapi, mungkin polisi temukan dalilnya, tunggu saja pengumumannya,” kata Mahfud di Universitas Paramadina, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Baca juga :  Naik Kereta Bandung-Jakarta, Mahfud MD: Tak Kalah Dengan Kereta Jepang

Mahfud enggan berkomentar lebih jauh, terkait apa yang sebenarnya dituduhkan kepada Rocky. Namun, bila terkait penyataan ‘Kitab Suci adalah fiksi’, menurutnya, Rocky bisa menjelaskan sebagai pemikiran intelektual.

“Itu kan orang punya pikiran, punya perspektif sendiri secara ilmiah. Lalu dipanggil, karena penodaan terhadap agama. Saya tidak menemukan dalilnya,” ujar Mahfud.

Baca juga :  Kuliah Prof. Mahfud MD di Twitter, Diskusi Fungsi Hukum Hingga Dicurhati Soal Pungli

Ia tak ingin berspekulasi bila kasus Rocky Gerung kerap dikaitkan dengan isu politik saat ini. Tetapi, ia yakin kasus-kasus seperti ini akan mereda dengan sendirinya.

“Kalau saya tidak paham (ada motif politik) dan mungkin ini akan mengendap sehabis pemilu seperti yang lain,” tegasnya. []