Inisiatifnews – Sengketa kepemimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI belum kunjung tuntas. Kisruh kepemimpinan DPD yang melibatkan kubu Oesman Sapta Odang (OSO) dan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas kini masuk ke babak baru, gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Setelah menemui Presiden Jokowi dan sejumlah pimpinan partai, Ratu Hemas dan kuasa hukumnya, Irmanputra Sidin menyambangi kediaman mantan Ketua MK Mahfud MD di Sambilegi Baru, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, Sabtu malam, (02/02/2019).

Keduanya berkonsultasi kepada Mahfud perihal kemungkinan gugatannya yang dilayangkan kepada lembaga peradilan konstitusi ini.

“Malam ini kami ingin sekali Prof Mahfud memberi saran untuk kami maju bersama Pak Farouk dan satu anggota DPD lainnya, maju ke MK. Saya kira pertemuan ini sebetulnya mengharapkan sekali bisa mendapatkan pencerahan pelaksanaan gugatan kami ke MK,” kata Hemas di kediaman Mahfud MD usai pertemuan tertutup selama hampir satu jam.

Baca juga :  Berkemeja Putih, Mahfud MD Ke Istana

Hemas berharap kisruh kepemimpinan DPD yang dinilainya diambil alih oleh Oesman Sapta Odang (OSO) segera rampung.

“Semoga ini jalan keluarnya. Saya selama ini menganggap pimpinan yang sekarang tidak sah,” tandas Hemas.

Kuasa Hukum Ratu Hemas, Irmanputra Sidin mengaku, Ratu Hemas Cs sudah menempuh jalan hukum hingga ke Mahkamah Agung (MA). Namun, MA ternyata menyatakan tidak berwenang menentukan siapa pimpinan yang sah. Akhirnya, Hemas Cs memutuskan membawa sengketa kewenangan lembaga negara ini ke MK.

“Kami meminta masukan soal proses hukum yang sedang kami lakukan saat ini di DPD untuk mencari kepastian konstitusional di MK. Terhadap sengketa yang sudah hampir dua tahun berjalan di DPD sejak pimpinan DPD beralih secara tidak sah dari jabatan Ibu GKR Hemas dan Prof Farouk Muhammad beralih kepada pimpinan yang sekarang dengan masa periode 2,5 tahun. Padahal tatib DPD itu selama 5 tahun sesuai masa keanggotaan,” terang Irmanputra yang mengaku, dalam pertemuan, pihaknya mendapat banyak masukan dari Mahfud.

Baca juga :  Mahfud Diminta Jadi Menteri Jokowi

Perseteruan antara Hemas dan OSO terkait kepemimpinan DPD berlangsung cukup panjang. Hemas tidak mengakui kepemimpinan OSO, yang terpilih sebagai Ketua DPD atas perubahan tata tertib durasi menjabat pimpinan DPD. Gugatan ke MK sudah diajukan dan telah masuk sidang pertama, dua minggu lalu. Sidang kedua akan dilakukan pada Rabu pekan depan. (FQ)

space iklan