Inisiatifnews – Komedian pemilik nama lengkap Satriaddin Maharinga Djongki alias Arie Kriting tiba-tiba bicara serius tentang Pancasila. Stand up comedian dari Timur Indonesia ini punya ajaran “sesat” dalam memahami dan mengamalkan Pancasila.

“Ini cara sesat saya memahami Pancasila. Mestinya nilai-nilai Pancasila harus dibalik cara pengamalan dan penerapannya,” kata Arie dalam seminar nasional bertema Pemilu dan Revitalisasi Pancasila, di Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Kamis (11/04/2019).

Baca juga :  Wapres JK & Mahfud MD Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di PBNU

Selain Arie, seminar yang diadakan Pusat Studi Pancasila Unpar ini menghadirkan nara sumber mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Prof. Dr Mahfud MD, Sekjen GSK Alissa Wahid dan rektor Unpar Prof. Mangadar Situmorang Ph.D.

Awalnya Arie Kriting bukan jadi nara sumber, tapi menenami Mahfud MD dan Alisa Wahid. Di tengah-tengah diskusi itulah, tiba-tiba moderator, Albertus Sophan Ajie meminta Arie Kriting tampil sebagai nara komedi. Meski dibalut komedi, tapi gagasan Arie tentang pengamalan Pancasila yang harus dibalik dari sila paling bawah yakni sila kelima sangat masuk akal.

Baca juga :  BPN Sudah Gugat Pilpres di MK, Mahfud MD Ajak Rakyat Awasi Prosesnya

Diterangkan Arie, jika yang diamalkan sila pertama terlebih dahulu, justru akan repot. “Kalau sudah bisa berbuat adil, bisa menjaga persatuan, bisa musyawarah, maka itu sudah Pancasilais. Nah puncaknya ya ber-Ketuhanan Yang Maha Esa itu,” tandas Arie. (MMS)