Rudiantara
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.[dokumen : Kemenlu RI]

Inisiatifnews – Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara memberikan wanti-wanti kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur menggunakan aplikasi Virtual Private Network (VPN) gratisan untuk mengakses layanan sosial media yang saat ini dibatasi aksesnya oleh pemerintah.

Alasan mengapa dirinya memberikan peringatan tersebut agar data pribadi masyarakat yang dikelola di perangkat ponsel pintar mereka tidak dicuri oleh siapapun.

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

“Kalau gratis bosa terekspose data kita. Bisa juga disusupi malware. Tak ada jaminan gak akan disusupi malware atau terekspose data kita,” kata Rudiantara di Jakarta Pusat, Kamis (243/5/2019).

Sementara terkait dengan kebijakan pemerintah membatasi akses layanan sosial media bukan karena ingin menutup sarana informasi masyarakat Indonesia. Hanya saja ada nilai urgensitas yang dipandang oleh pemerintah untuk meredam hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Pun demikian, layanan berbagi multimedia seperti foto dan video memang terbatas, namun layanan berbagi narasi berbasis teks masih bisa dilakukan.

Lebih lanjut, pria yang karib disapa beberapa kalangan dengan sebutan Chief RA itu menjelaskan bahwa teks tidak terlalu cepat menyentuh emosi masyarakat, dibanding dengan foto maupun video.

“Efektif (meminimalisir hoaks) karena kalau kita menerima pesan ada tulisan teks, ada gambar, ada video, mana yang palingcepat menyentuh emosi kita, video. Video tanpa teks dilahap saja,” ujar Chief RA.

[SOS]

space iklan