Mahfud MD
Prof Mohammad Mahfud MD. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Akhirnya Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan gugatan sengketa pemilihan presiden (Pilpres) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mantan Ketua MK Prof. Mahfud MD mengapresi langkah ini. “Yang semula gencar tidak akan ke MK kan. Apresiasi ya karena memang hanya itu jalannya untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kata Mahfud kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/05/2019).

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Selain itu, melihat jajaran tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Mahfud pun memuji. Nama-nama yang ada, disebut Mahfud sebagai pengacara terbaik.

Kuasa hukum BPN Prabowo-Sandiaga dinilai Mahfud memiliki banyak pengalaman di MK. Seperti eks Wamenkumham Denny Indrayana, eks Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, serta ahli hukum dan tata negara Irman Putra Sidin.

“Saya senang mengetahui dan mendengar kuasa hukum dari pasangan calon Prabowo-Sandiaga ada Denny Indrayana, ada Bambang Widjojanto, Irman Putra Sidin. Mereka adalah orang yang kredibel, yang memiliki pengalaman panjang di Mahkamah Konstitusi,” pujinya.

Apabila kubu BPN Prabowo-Sandiaga memenangkan gugatan, artinya karena kubu 02 memiliki sejumlah kuasa hukum terbaik dan sarat pengalaman. Akan tetapi sebaliknya, diingatkannya, jika nanti kalah, BPN Prabowo-Sandiaga juga harus menerima dengan jiwa besar.

Baca juga :  Mahfud MD Pernah Batalin UU BHP Yang Berpotensi Ancam Kelangsungan Ponpes

“Sehingga kalau misalnya menang ya memang karena objektif. Kalau kalah juga karena objektif. Artinya harus menerima. Tim hukumnya orang-orang yang objektif. Pengacara-pengacara terbaik. Jangan ribut lagi kalau diputus kalah,” imbau Mahfud MD.

Mahfud pun mendorong BPN Prabowo-Sandiaga tak ragu mendaftarkan dahulu gugatannya ke MK. Sebelum masa pendaftaran habis. Walaupun bukti yang dikumpulkan belum lengkap, kata Mahfud, hal tersebut dapat disusulkan.

“Serahkan dulu dulu beberapa perkara. Daftar saja dahuku. Kalau bukti-buktinya belum lengkap dapat disusulkan,” sarannya.

Bambang Widjojanto Pimpin Tim Kuasa Hukum BPN

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, Bambag Widjojanto yang akan memimpin tim kuasa hukum paslon nomor urut 02 dalam gugatan Pilpres 2019 itu ke MK.

“InsyaaAllah gugatan @prabowo @sandiuno terkait perselisihan hasil Pilpres di @Humas_MKRI akan dikirimkan hari ini, tepatnya malam nanti. Kuasa hukum dipimpin oleh Mantan Wakil ketua KPK, Dr Bambang Widjayanto. @sosmedbw,” cuit @DahnilAnzar sekitar pukul 13.33 WIB.

Baca juga :  Mahfud MD Pernah Batalin UU BHP Yang Berpotensi Ancam Kelangsungan Ponpes

Jubir lain BPN lainnya, Andre Rosiade mengonfirmasi Bambang Widjojanto yang akan memimpin tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandiaga. Andre menyatakan, tim kuasa hukum akan mendaftarkan gugatan hasil rekapitulasi pemilu 2019 oleh KPU tersebut pada pukul 20.30 WIB malam ini. “Diketuai oleh BW. Total kuasa hukum ada delapan orang,” kata Andre.

Selain Bambang Widjojanto, sejumlah advokat lain yang masuk tim kuasa hukum Prabowo-Sandi adalah Rikrik Rizkian, Denny Indrayana, dan Irman Putra Sidin.

BW dan Rikrik sendiri saat ini tercatat sabagai anggota Tim Gubernur DKI untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Untuk diketahui, sebenarnya, nama yang kali pertama muncul adalah advokat Otto Hasibuan. Namun, pada Rabu lalu, 22 Mei 2019, Otto membantah dan mengatakan bahwa belum ada komunikasi dengan BPN. (FMM)

space iklan