ganjar dan mahfud md
Ganjar Pranowo dan Prof Mohammad Mahfud MD. [twitter/humasjateng]

Inisiatifnews – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta warganya tetap tenang pasca peledakan di pos pengamanan polisi khusus Lebaran di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Dan ia pun meminta dengan tegas agar warga tidak membagikan foto maupun video terkait peristiwa itu.

“Biar aparat bekerja, dan mohon masyarakat untuk tidak mendekat ke area itu agar kepolisian bisa bekerja dengan baik,” kata Ganjar kepada wartawan, Selasa (4/6/2019).

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Ganjar menyebutkan aparat TNI dan Polri sudah bekerja demi keamanan masyarakat agar bisa berlebaran dengan tenang. Oleh sebab itu Ganjar mengimbau masyarakat beraktivitas seperti biasa.

“Saya tadi berkeliling ke beberapa tempat, terakhir di Purworejo bertemu Pak Kapolres dan Dandim. Seluruhnya dari Semarang sampai Salatiga mereka bekerja terus dan siaga terus. Jadi, masyarakat bekerja seperti biasa saja, menyiapkan untuk besok berlebaran,” ujarnya.

“Kalau ada yang mencurigakan, mari bantu pihak keamanan laporkan segera, boleh ke polisi dan TNI agar yang mencurigakan itu bisa ditangani,” imbuhnya.

Sementara itu pasca peledakan, Ganjar menemukan sejumlah foto dan video yang dibagikan melalui media sosial atau aplikasi percakapan. Ganjar berharap foto dan video itu tidak disebarkan karena itulah tujuan teror yaitu membuat masyarakat takut.

“Beberapa informasi sudah masuk. Bahkan masyarakat telah memiliki gambar dan video. Barangkali lebih baik masyarakat tidak perlu me-share dulu agar masyarakat tidak mendapatkan gambar-gambar atau visual mengerikan,” ujarnya.

space iklan