Simon Patrice Morin
Tokoh asli Papua, Simon Patrice Morin dalam konferensi pers di Grand Sahid Hotel Jaya. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Tokoh asal Papua, Simon Patrice Morin mengatakan, bajwa penyebab terjadinya kemarahan di wilayahnya tersebut bukan hanya persoalan diskriminasi ras terhadap mahasiswa asal Papua saja, namun itu merupakan ekpresi ketidakterbukaan yang selama ini terjadi di bumi Cendrawasih itu.

“Ini ekspresi ketidakterbukaan yang selama ini terjadi di Papua. Masalah Papua ada kesenjangan ekonomi, pelanggaran HAM, ada keamanan yang harus kita evaluasi dan perbaiki,” kata Simon dalam konferensi pers Tentang Papua bersama Gerakan Suluh Kebangsaan di Grand Sahid Hotel Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/19).

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, Papua dan Papua Barat adalah bagian dari Indonesia. Oleh karena itu, penyelesaian permasalahan di bumi timur Indonesia itu hendaknya memakai pendekatan yang berbasis kearifan.

“Harus ada kearifan kolektif dari bangsa ini untuk selesaikan masalahnya dengan baik,” paparnya.

Selain itu, lanjut Simon, aksi demo di Papua merupakan sikap membela diri. Sebab, selama ini Papua kurang mendapatkan penghargaan dan kebebasan tentang apa yang mereka rasakan.

“Kejadian di Surabaya dan Malang telah men-trigger orang Papua untuk bangkit, bahwa kami punya dignity (martabat),” tukas dia. []

space iklan