gubernur anies
Istimewa

Inisiatifnews – Setelah sebelumnya melakukan sosialisasi tentang perluasan Ganjil dan Genap di Jakarta, kali ini Peraturan gubernur (pergub) atau payung hukum tentang perluasan ganjil genap tersebut akan diumumkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Senin (9/9/2019) besok.

Di hari yang sama, peraturan gage akan resmi diberlakukan dan bagi para pelanggarnya akan langsung dilakukan penindakan di 28 ruas jalan terpilih.

“Sudah, tinggal senin (diumumkan) ya. Dari Jumat kemarin sudah peresmian tandatangannya,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019).

Anies menyebut bahwa sebenarnya Pemprov DKI Jakarta hanya merevisi pergub ganjil genap yang sempat diterapkan saat gelaran Asian Games 2018. Gage diatur dalam pergub Nomor 155 Tahun 2018 tentang pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap.

“Sebenarnya lebih tepat revisi pergub. Karena pergubnya yang digunakan ganjil genap 2018, dilakukan revisi. Dilakukan penambahan jalannya. Lalu ada beberapa ketentuan yang dilakukan penyesuaian di sana,” jelasnya.

Ia menuturkan bahwa kebijakan ganjil genap sebagai kebijakan “antara”. Kebijakan besarnya adalah agar masyarakat menggunaian kendaraan umum.

“Kami mendorong peningkatan kendaraan umum. Penggunaan TJ dikembangkan, Jak Lingko dikembangkan. Sehingga nantinya di kota ini penduduk nya lebih banyak menggunakan angkutan umum,” ujarnya.

“Tapi kebijakan antaranya ganjil genap. Lalu yang masih dalam proses adalah, tentang harga parkir. Pekan depan mereka sudah siap mempresentasikan dan diskusi internal,” tambah Anies.

Uji coba perluasan ganjil genap berakhir pada Jumat (6/9/2019) kemarin. Perluasan ganjil genap itu akan mulai diberlakukan pada Senin di 25 ruas jalan.

Perluasan ganjil genap diberlakukan pada Senin-Jumat mulai pukul 06:00-10:00 WIB dan 16:00-21:00 WIB. Aturan ini tidak berlaku pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Berikut 25 ruas jalan yang diberlakukan sistem ganjil genap yang diakomodir oleh Pergub tersebut. Sembilan ruas jalan pertama yang disebutkan di bawah ini sudah lama terkena aturan ganjil genap, selebihnya merupakan perluasan.

1. Jalan Medan Merdeka Barat

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Jenderal Sudirman

4. Sebagian Jalan Jenderal S Parman, mulaisimpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun.

5. Jalan Gatot Subroto

6. Jalan MT Haryono

7. Jalan HR Rasuna Said

8. Jalan DI Panjaitan

9. Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya)

10. Jalan Pintu Besar Selatan

11. Jalan Gajah Mada

12. Jalan Hayam Wuruk

13. Jalan Majapahit

14. Jalan Sisingamangaraja

15. Jalan Panglima Polim

16. Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang)

17. Jalan Suryopranoto

18. Jalan Balikpapan

19. Jalan Kyai Caringin

20. Jalan Tomang Raya

21. Jalan Pramuka

22. Jalan Salemba Raya sisi barat dan Jalan Salemba Raya sisi timur sampai dengan simpang Jalan Diponegoro

23. Jalan Kramat Raya

24. Jalan Stasiun Senen

25. Jalan Gunung Sahari

space iklan