Bea Cukai Juanda musnahkan barang ilegal. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Juanda Sidoarjo Jawa Timur telah musnahkan 12 jenis barang ilegal hasil penindakan dan pencegahan di wilayah Bandara Internasional Juanda, mulai dari tahun 2018 hingga 2019.

Pemusnahan barang milik negara ini dilakukan di halaman kantor setempat dengan cara dibakar, dilebur dan dipotong. Barang-barang tersebut ditaksir memiliki nilai kurang lebih Rp300 juta.

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto mengatakan, bahwa sesuai dengan peraturan menteri keuangan, barang milik seseorang yang tidak diambil atau kepengurusan suratnya melebihi batas waktu yang ditentukan, maka barang tersebut menjadi milik negara.

Pemusnahan itu juga dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan dari pihak yang tak bertanggungjawab di kemudian hari.

“Beberapa barang tersebut dianggap berbahaya bila sampai ke tangan yang tidak tepat di antaranya senjata air soft gun, beberapa senjata tajam dan proyektil peluru. Oleh karena itu, Bea Cukai Juanda berhak memusnahkan barang tersebut agar fungsi dari barang tersebut habis,” kata Budi Harjanto kepada awak media, Rabu (11/9/2019).

Selain air soft gun, senjata tajam dan peluru tajam, Bea Cukai Juanda juga memusnahkan ratusan lembar pita cukai, alat bantu seks, beberapa botol minuman keras impor, kosmetik impor, rokok ilegal, pakaian dan mainan dan lain sebagainya. 

“Khusus untuk air soft gun dan senjata tajam pemushanannya dengan cara dipotong, sementara proyektil dimusnakan dengan cara dilebur, sedangkan yang lain dimusnahkan dengan cara dibakar,” tegasnya.

Bea Cukai Juanda akan terus bekerjasama dengan beberapa pihak di antaranya Pos Indonesia, Angkasa Pura, TNI Angkatan Laut untuk mengawasi masuknya barang-barang import ataupun paket domestik yang melanggar ketentuan hukum di Indonesia.

Terlebih lagi barang-barang yang diindikasikan mengandung zat berbahaya atau psikotropika. []

space iklan