adian
Adian Napitupulu.

Inisiatifnews – Siapa yang tak kenal dengan Adian Napitupulu. Aktivis 1998 yang juga salah satu pendiri Forum Kota (Forkot) itu saat ini terkenal sebagai die hard Presiden Joko Widodo bahkans sejak mantan Gubernur DKI Jakarta itu maju sebagai Capres di Pilpres 2014 lalu.

Sebagai aktivis 1998 yang melegenda sekaligus kader PDI Perjuangan, banyak tudingan bahwa ada target khusus dari Adian Napitupulu mengapa dirinya selalu menjadi bemper dalam perjalanan Joko Widodo sebagai Presiden sampai saat ini, misalnya adalah kursi jabatan Menteri.

Ternyata seorang Adian Napitupulu menyatakan dirinya sama sekali tak ingin mengejar kursi menteri di Kabinet pemerintahan Jokowi. Ternyata ia hanya ingin bagaimana Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya.

“Belum bicara posisi (menteri). Saya berjuang habis-habisan buat Jokowi tidak untuk jabatan, tapi untuk Indonesia lebih baik, itu saja. Jadi saya tidak mengejar jabatan,” kata Adian saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (21/9/3019).

Foto saat Presiden Joko Widodo umumkan pembubaran Koalisi Indonesia Kerja, tampak Adian Napitupulu berdiri bersandar sendiri jauh di belakang kerumunan kegiatan konferensi pers.

Selain mengapa dirinya sekedar tak ingin jadi Menteri, lantaran Adian merasa bahwa dirinya tidak memiliki talenta untuk menjadi menteri atau birkokrat. Tak hanya sekali, dirinya bahkan mengaku telah empat kali menolak tawaran Jokowi tersebut.

“Sudah (bertemu Jokowi), diminta jadi menteri. Saya empat kali bilang, ‘ampun Pak Presiden saya tidak punya talenta jadi birokrat, saya tidak punya talenta jadi menteri’,” ujarnya.

Menurut Adian, tawaran sebagai menteri tersebut muncul saat dirinya dipanggil Presiden Jokowi pada 13 Agustus 2019 lalu. Saat itu, menurut Adian, memang belum ada pembahasan khusus ditawari sebagai menteri apa.

Seperti diketahui, aktivis 98 ini dikenal sebagai pendukung Jokowi sebagai Presiden. Hal itu dibuktikan Adian bersama kelompoknya dengan mendeklarasikan dukungan Jokowi untuk periode kedua. Dan deklarasi tersebut digelar di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7). Presiden Jokowi juga datang dalam acara tersebut.

space iklan