kerusuhan pelajar
Pelajar tampak di sekitar stasiun Palmerah. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Pasca aksi bentrok Mahasiswa dan Polisi di tengah aksi penolakan terhadap Revisi UU di DPR RI Selasa (24/9) kemarin, hari ini mendadak gedung wakil rakyat itu diserbu oleh ribuan pelajar.

Massa remaja tanggung itu datang berbondong-bondong menyerang polisi yang mengamankan gedung DPR RI. Massa bahkan melempari aparat dengan batu tanpa ampun.

Salah satu pelajar yang berhasil diamankan oleh aparat kepolisian yang berjaga di DPR mengaku, bahwa dirinya dijanjikan bayaran Rp40.000 per orang. Sayangnya, uang itu belum diterimanya dan masih dijanjikan.

“Rp40.000 pak, (uangnya) belum (diterima),” kata pelajar yang mengenakan topi dan jaket hitam itu, Rabu (25/9/2019).

Saat dikonfirmasi apakah uang itu masih dalam bentuk janji, pelajar tersebut membenarkannya.

“Iya (masih dijanjikan),” jawabnya.

Usai menangkap pelajar itu, polisi pun memberikan pengertian bahwa ia tak perlu melakukan aksi anarkis semacam itu. Apalagi aparat kepolisian bertugas melakukan pengamanan. Akan sangat rugi ketika semuanya malah menjadi korban baik polisi maupun pelajar sendiri termasuk masyarakat sekitar.

“Jangan sampai seperti itu mas, kasihan. Rekan-rekan polisi juga saudaramu juga. Kasihan ndak kalau nanti akhirnya yang jadi korban semua-semuanya, ada polisi (jadi) korban, masyarakat (jadi) korban yang nggak tahu apa-apa,” tutur polisi sambil menggelandang pelajar itu ke pos pengamanan depan gedung DPR RI.

Termonitor sebelumnya, bahwa pelajar yang kebanyakan masih mengenakan seragam pramuka itu dalam jumlah yang banyak namun datang berkelompok-berkelompok datang ke DPR RI.

Massa pelajar perusuh itu juga akan menganiaya polisi yang ditemuinya di jalanan meskipun aparat tersebut hanya mengamankan jalannya lalu lintas. Bahkan tampak polisi lalu lintas terekam dipukuli dan dihantam menggunakan galon air mineral.

Hingga sampai saat ini, aksi kerusuhan pelajar tersebut masih berlangsung di sekitar traffic light Slipi. Pengamanan dari unsur Polri dan TNI masih disiagakan di sekitar lokasi kerusuhan. []

space iklan