aksi mahasiswa trisakti
Aksi unjuk rasa Mahasiswa di DPR RI. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Direktur Humas Duta Remaja Indonesia, Gifari Shadad menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan upaya komuniasi dengan beberapa pimpinan Mahasiswa.

Dalam komunikasi yang dibangun itu, Gifari menyampaikan bahwa tidak ditemukan tuntutan penggulingan dan penggagalan pelantikan Joko Widodo dalam aksi Mahasiswa.

“Beberapa Mantan Ketua BEM, dari Gerakan Mahasiswa itu sendiri tidak ada sama sekali yang mendorong penggagalan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih apalagi penurunan Presiden Jokowi,” kata Gifari kepada Inisiatifnews.com, Senin (30/9/2019).

Namun begitu, Alumni Uhamka Jakarta itu menilai bahwa pergerakan Mahasiswa masih diperlukan dalam menjaga iklim demokrasi di Indonesia. Karena menurutnya, Mahasiswa adalah mitra kritis pemerintah.

Baca juga :  Demo Mahasiswa, RI 1 Istana Ditutup

“Bahwa gerakan mahasiswa yang berdemontrasi belakangan ini, perlu kita apresiasi sebab sudah menjadi kewajiban mahasiswa dalam mengkawal jalannya pemerintahan dan menjadi mitra kritis pemerintah,” jelasnya.

Dengan adanya Mahasiswa, Gifari menyampaikan bahwa konstitusi di negara Indonesia akan tetap berjalan dengan baik.

“Mahasiswa harus kritis mengkawal kebijakan melalui koridor konstitusional bukan menimbulkan kegaduhan dimana-mana,” ujarnya.

Maka dari itu, sikap kritis dan militan dari elemen Mahasiswa ini harus dijaga agar tidak terkontaminasi dengan gerakan yang justru dianggap Gifari akan merugikan mereka sendiri.

“Kita harus mencegah jangan sampai ada kepentingan yang merusak demokrasi dan menjatuhkan pemerintahan yang sudah terpilih secara konstitusional,” pungkasnya.

Baca juga :  Demo Mahasiswa, RI 1 Istana Ditutup

Maka dari itu, berdasarkan dialog dengan elemen pimpinan Mahasiswa tersebut, Gifari menyatakan bahwa gerakan penggulingan Jokowi atau penggagalan pelantikan Jokowi-Maruf bukan agenda Mahasiswa, melainkan agenda pihak lain.

Gifari pun menyatakan akan terus mengawal jalannya demokrasi dan konstitusi yang ada.

“Apabila ada oknum-oknum yang sengaja ingin merusak instrumen demokrasi dengan melakukan gerakan penolakan pelantikan. Maka kami, Duta Remaja Indonesia sebagai platform millenial yang tersebar di 24 provinsi siap mengawal pelantikan Jokowi-Amin,” tegasnya. []

space iklan