Susanto
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Susanto.

Inisiatifnews – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi adanya pelajar yang terlibat aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI apalagi sampai berakhir rusuh.

Namun upaya itu gagal setelah beberapa hari pelajar ikut aksi di DPR/MPR dan berakhir pecah. Terkait dengan hal itu, Susanto malah menilai bahwa peran Pemerintah Daerah (Pemda) juga penting dan fakta di lapangan justru peran tersebut tidak berjalan dengan baik.

“Tampaknya upaya pemerintah daerah untuk mencegah anak ikut demonstrasi belum optimal. Harusnya pemerintah daerah lebih optimal melakukan hal (pencegahan) ini agar anak-anak tidak terpapar ajakan demonstrasi,” kata Susanto di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Menurut Susanto anak-anak memang memiliki hak menyuarakan pendapatnya di muka umum namun hal itu tidak dilakukan dengan cara demonstrasi dilapangan.

“Tak boleh anak-anak dilibatkan dalam demostrasi. Memang menyatakan pendapat itu hak anak namun ekspresi melalui demonstrasi dikhawatirkan anak rentan terdampak dari kondisi demonstrasi yang tak terprediksi,” tuturnya.

“Anak bisa sampaikan pendapat dan pandangannya melalui cara-cara yang aman dan nyaman. Bisa melalui mekanisme forum anak atau melalui mekanisme lain yang lebih nyaman,” katanya memungkasi. []

space iklan