hanum rais
Akun twitter Hanum Salsabiela Rais. [@hanumrais]

Inisiatifnews – Nama anak pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais kembali menuai kontroversi usai kicauannya yang menyinggung asumsi tentang desain di balik penikaman terjadap Menko Polhukam, Wiranto di Pandeglang, Banteng, hari Kamis (10/10) lalu.

Dikatakan Hanum, bahwa ada opini yang muncul tentang adanya rekayasa penyerangan dan terorisme dalam peristiwa yang dialami Wiranto agar dana deradikalisasi tetap lancar dianggarkan, sehingga playing victim dilancarkan.

“Setingan agar dana deradikalisasi terus mengucur. Dia caper. Karena tidak dipakai lagi. Play victim. Mudah dibaca sebagai plot,” tulis Hanum Rais di akun twitternya @hanumrais, Kamis (10/10).

Kelimat selanjutnya, Hanum juga sudah menyampaikan bahwa kicauannya itu adalah opini yang berkembang saja.

“Diatas berbagai opini yang beredar terkait berita hits siang ini. Tidak banyak yang benar-benar serius menanggapi. Mungkin karena terlalu banyak hoaks-framming yang selama ini terjadi,” imbuhnya.

Bahkan kicauan Hanum tersebut juga sempat mendapatkan respon dari Nadirsyah Hosen. Dosen di Monash University dan sekaligus tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) itu menilai, bahwa kicauan Hanum yang viral itu tidak ada yang menjadi persoalan serius, karena konteksnya adalah menyampaikan opini yang berkembang di luar, bukan buah dari pemikirannya.

“Mbak @hanumrais lain kali kalau mengutip opini orang lain pakai dua tanda petik. 3 kalimat pertama itu, saya membacanya, adalah kutipan opini orang, bukan komen Mbak Hanum. Akibatnya, Mbak Hanum kena hujat. Ini saya gak belain anda, hanya mencoba membaca twit anda secara objektif,” tulis @na_dirs, Jumat (11/10).

space iklan