Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Prof Mohammad Mahfud MD saat konferensi pers di JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Mahfud MD mengingatkan kembali melalui kicauan di twitternya, terkait dengan penegakan hukum menjadi sesuatu yang mutlak dalam kehidupan bernegara.

Bahkan ia pun menggunakan dalil Rasulullah SAW untuk memberikan penekanan bahwa betapa Islam mengajarkan penegakan keadilan. Karena penegakan keadilan inilah kunci terjaganya negara dari kehancuran.

Baca juga :  Mahfud Diminta Jadi Menteri Jokowi

“Pentingnya penegakan hukum menurut Nabi: Hancurnya negara dan bangsa-bangsa besar terdahulu karena kalau ada orang besar bersalah tidak dihukum tapi kalau ada orang lemah bersalah langsung dihukum hadd,” tulis Mahfud MD, Sabtu (12/10/2019).

Dalam ajaran Islam, Mahfud mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bahkan siap untuk memotong tangan Sayyidah Fatimah jika sampai putrinya itu melakukan pelanggaran hukum yakni mencuri.

Baca juga :  Berkemeja Putih, Mahfud MD Ke Istana

“Beliau mencontohkan, anaknya sendiri akan dipotong tangannya kalau mencuri,” sambungnya.

وَايْمُ اللَّهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا

“Demi Allah, sekiranya Fatimah binti Muhammad mencuri, sungguh aku sendiri yang akan memotong tangannya,” (HR Muslim)

space iklan