Antonius Benny Susetyo
Romo Antonius Benny Susetyo.

Inisiatifnews – Budayawan Romo Antonius Benny Susetyo meminta agar kepolisian dapat mengusut dan mengungkap siapa pemodal dan penggerak kerusuhan Aksi 21 dan 22 Mei 2019 di kawasan Jakarta.

“Siapa aktor intelektual, penyandang dana, penggerak di lapangan dan siapa memprovokasi, semuanya harus diproses,” kata Romo Benny kepada wartawan, Minggu (26/5/2019).

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Ia tak ingin polisi berhenti untuk mengusut siapa saja yang menjadi perusuhnya saja.

“Jangan sampai yang diusut itu hanyalah pada orang-orang yang diprovokasi saja,” tegasnya.

Kemudian Romo Benny juga memberikan apresiasi kepada pemerintah dan aparat keamanan seperti TNI dan Polri. Dimana sebelum peristiwa itu terjadi mereka sudah sempat memberikan analisa ancaman kepada masyarakat.

Lebih lanjut, tokoh umat Kristiani ini pun meminta agar hukum dapat tegas sesuai dengan supremasi hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kita ingin hukum ditegakkan yaitu supremasi hukum,” ujarnya.

Menurut Benny, penanganan kerusuhan yang dilakukan oleh TNI-Polri sudah sesuai ketentuan hukum. Terkait tindakan represif berlebihan aparat yang tersiar di akun-akun media sosial, Romo Benny menilai hal tersebut dipicu perbuatan para perusuh dan demonstran yang menyerang aparat terlebih dulu.

“Selama ini Polri sudah persuasif, memberi waktu. Tapi kalau orang dengan kekerasan, menggunakan batu kemudian ketapel, panah dan senjata, ya harus ditindak tegas. Karena polisi dan TNI, dia alat negara bukan alat kekuasaan, jadi TNI-Polri tidak bisa membiarkan kekerasan itu,” ucap Romo Benny.

[SOS]

space iklan