mahfud md
Mohammad Mahfud MD. [net]

Inisiatifnews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mohammad Mahfud MD menjelaskan bahwa konstitisi Indonesia sudah tidak lagi mengenal istilah referendum dalam mengambil suatu kebijakan untuk memisahkan satu daerah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Di Indonesia sudah enggak mengenal referendum lagi. Dan referendum itu dulu pernah ada di sini khusus untuk mengubah UUD. Zaman Pak Harto itu ada ketetapan MPR Nomor 4 Tahun 1983 yang isinya kalau mau mengubah UUD harus referendum. Jadi tidak ada kaitannya dengan pemisahan satu bagian dari Indonesia,” kata Mahfud MD di Kemenlu, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Baca juga :  Mahfud MD Pernah Batalin UU BHP Yang Berpotensi Ancam Kelangsungan Ponpes
space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Mahfud melanjutkan, konstitusi Indonesia tidak lagi menggunakan referendum kendati untuk mengubah UUD 1945.

“Tidak ada. Sekarang untuk UUD pun tidak ada aturan referendum. Jadi referendum itu tidak dikenal dalam konstitusi maupun di dalam tata hukum kita,” ujarnya.

Pakar hukum tata negara itu pun tak mempersoalkan adanya wacana referendum yang disampaikan Ketua DPA Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf. Hanya saja wacana tersebut tidak akan berarti di mata hukum di Indonesia.

“Sekadar wacana silakan. bagi orang yang belum tahu bahwa di dalam sistem ketatanegaraan kita ini tidak ada referendum lagi sekarang,” imbuhnya.

Baca juga :  Mahfud MD Pernah Batalin UU BHP Yang Berpotensi Ancam Kelangsungan Ponpes

Mahfud menerangkan, referendum yang dilakukan Timor Leste karena pada saat itu Indonesia baru saja berdiri. Lagi pula, sambung dia, Timor Leste sejak awal bukan bagian Hindia Belanda lantaran Timor Leste merupakan daerah jajahan Portugis.

“Kalau Timor Leste sejak awal memang bukan Indonesia. Jadi kita itu adalah bagian dari Hindia Belanda. Sedangkan sana bagian dari Portugis. Dan itu pun bisa diperdebatkan. Ternyata dulu Pak Habibie juga banyak yang menyoal juga sampai ke sidang MPR. Tapi sekarang sudah pasti tidak ada referendum itu,” kata Mahfud.

space iklan