arief budiman
Ketua KPU, Arief Budiman menyampaikan paparannya dalam diskusi media. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews – Ketua komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyampaikan bahwa benar jika pihaknya tengah mengupayakan untuk menangkal serangan hoaks di tengah-tengah proses pemilu 2020 mendatang.

Strategi yang disampaikan Arief tersebut akan berbentuk dalam gugus tim atau kelompok kerja antar kelembagaan pemerintah.

space iklan
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

“kita usulkan, kita bisa membentuk Tim, atau kelompok kerja. Isinya lintas lembaga, bisa dari penyelenggara pemilu, aparat keamanan, kemudian penggiat media sosial, ahli-ahli cyber dalam teknologi informasi, bisa Kominfo, BIN, BSSN, Mabes Polri,” kata Arief kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (21/8/2019).

Ia mengatakan bahwa usul tersebut juga telah dibicarakan dalam focus group discussion (FGD) bersama beberapa lembaga pemerintah seperti BSSN, Kominfo, dan pegiat pemilu.

Arief juga menyebutkan, bahwa dalam FGD etsrebut juga dibahas terkait cara penanganan hoaks itu.

“Kita sudah melakukan FGD untuk mengantisipasi apa kelemahan, kekurangan, catatan-catatan penting yang terjadi pada pilkada maupun pemilu kemarin. Yang banyak diperbincangkan adalah persebaran hoax, kita diskusikan kenapa itu terjadi, bagaimana mengatasinya, lalu apa yang dipersiapkan agar yang demikian (hoaks) tidak terjadi lagi,” tutur Arief.

Sebelumnya, Arief menyebut serangan hoax dan ujaran kebencian meningkat pesat pada Pemilu 2019 dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.

Arief mengatakan serangan itu tidak hanya ke institusi KPU, tapi juga ke anggota KPU. []

space iklan