Facebook
Foto : Istimewa

Inisiatifnews – Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mengeluarkan kebijakan denda kepada perusahaan platform media sosial hingga Rp 500 juta jika ditemukan konten negatif dalam layanannya.

Facebook Indonesia menyebut pihaknya akan patuh dengan aturan yang diterapkan oleh pemerintah Republik Indonesia itu untuk mengatur jenis konten di platformnya.

“Secara keseluruhan kami mendukung untuk mengeluarkan peraturan yang bisa mengatur jenis konten,” ujar Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari di Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).

Ruben mengatakan, mendukung pemerintah yang mengatur jenis-jenis konten yang diperbolehkan dalam layanannya. Pasalnya, Facebook sendiri punya standar komunitas atau aturan sejenis terkait konten apa saja yang boleh dan harus diturunkan dari platformnya.

“Tapi secara keseluruhan kami mendukung kalau misalnya pemerintah ingin mengeluarkan kebijakan yang bisa mengatur jenis konten,” kata Ruben.

Facebook pun berharap dapat bekerja sama dengan Kominfo untuk saling mensinergikan regulasi tersebut.

Menurutnya penerapan aturan yang dapat menekan peredaran konten negatif tersebut akan berdampak positif, tidak hanya untuk Penyelenggara atau pemerintah, tetapi juga masyarakat.

Diketahui aturan mengenai denda tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PTSE).

Belum dipastikan berapa denda yang akan dikenakan, namun pemerintah menyebut kisarannya mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 500 juta per konten yang ditemukan. []

space iklan