Inisiatifnews – Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Prof Mohammad Mahfud MD menuturkan bahwa berpuasa sejatinya adalah sebuah perjuangan dalam peperangan.

“Berpuasa itu berperang,” kata Mahfud MD, Senin (6/5/2019).

Bak peperangan, Mahfud menyebutkan dalam strategi peperangan ada dua dimensi yang harus dijalankan yakni defensif alias mempertahankan diri dan ofensif alias bertindak.

Baca juga :  Gerakan Suluh Kebangsaan Imbau Elit Politik Tahan Diri, Jangan Terprovokasi Penumpang Gelap

“Perang itu punya dimensi defensif dan ofensif. Defensif artinya menahan diri, ofensif artinya aktif berbuat,” terangnya.

Maka jika diambil dari pemahaman itu, Mahfud MD memberikan contoh defensif yakni seperti menahan diri untuk tidak merespon informasi yang tidak jelas keabsahannya karena bisa berpotensi adalah disinformasi alias informasi hoaks.

Baca juga :  Puji Tim Hukum BPN, Mahfud MD: Kalau Sudah Ke MK, Terima Apapun Hasilnya

“Mari berpuasa medsos dengan bersikap defensif menahan hawa nafsu, tak usah menanggapi hoaks dan provokasi,” ujarnya.

Namun demikian, cara ofensif harus tetap dilakukan yakni dengan menebar kebaikan seperti terus memberikan pencerahan kepada masyarakat luas.

“Tapi tetap aktif (ofensif) memberi pencerahan dengan hikmah,” pungkasnya.