Oleh : Ernes Maraden / Pemerhati Politik

Laksamana Cheng Ho Lumpuhkan Dinasti Cikeas

  • Whatsapp
partai demokrat
Ilustrasi

KEMUNCULAN sosok Yusril Ihza Mahendra yang menjadi kuasa hukum dari empat kader Demokrat, Muhammad Isnaini Widodo, Nur Rakhmat Juli Purwanto, Ayu Palaretins dan Binsar Trisakti Sinaga, Bak gelombang Tsunami yang siap menghancurkan Partai Demokrat kubu Cikeas atau kubu Trio Yudhoyono.

Pasalnya, mereka telah mengajukan judicial review AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 ke Mahkamah Agung. Jika judicial review yang diajukan Yusril diterima Mahkamah Agung, maka politik dinasti yang diagungkan kubu Cikeas bakal hancur berkeping-keping.

Bacaan Lainnya

Kemunculan pemeran Laksamana Cheng Ho dalam film Cheng Ho ini, tentunya membuat panik yang sangat luar biasa bagi pemuja Trio Yudhoyono. Kepanikan tersebut terlihat dari sikap anak buah Trio Yudhoyono yang langsung menyerang Yusril secara membabi-buta.

Bukannya mengatur strategi untuk mematahkan judicial review, anak buah Trio Yudhoyono malah semakin bringas menyerang Yusril sampai masalah pribadi.

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra.

Akibat kegaduhan politik yang ditimbulkan anak buah Trio Yudhoyono ini, publik dapat melihat sikap arogan dan memalukan. Kader binaan Trio Yudhoyono ini terkesan sering melakukan aksi dan menunjukkan kekuatan kepada pihak yang dianggap berseberangan.

Dalam 1 bulan terakhir, kader Demokrat binaan Trio Yudhoyono sudah beberapakali mengerahkan massa demi kekuasaan.
Pada 10 – September lalu, dengan sikap yang arogan, mereka mencoba membubarkan acara Haul Pendiri Partai Demokrat yang merayakan HUT PD ke-20 di Hotel JHL, Solitaire, Tangerang.

Dengan menggunakan jaket berwarna biru disertai dengan atribut Partai, mereka menjalankan perintah Cikeas dan berteriak-teriak untuk membubarkan haul Pendiri.

Miris… Ya sangat miris. Mereka lupa, tanpa Pendiri, mereka takkan pernah menggunakan jaket berwarna biru dan logo yang mereka banggakan.

Dalam sidang PTUN yang digelar tanggal 16 dan 23 September lalu, binaan Trio Yudhoyono kembali mengerahkan massa dengan alasan mengawal sidang.

Dan saat ini, kader binaan Trio Yudhoyono beramai-ramai menyerang Yusril secara bertubi-tubi dengan alasan yang dibuat-buat. Begini kah sikap Partai Politik yang diatur Undang-undang? Partai Politik itu harus mengikuti aturan Undang-undang Parpol bukan aturan kelurga Cikeas.

Seniman Politik

Pos terkait