Ini Nurzaini, Remaja Yang Hampir Gagal Dapat Mobil di Millennial Road Safety Festival Kalbar

  • Whatsapp
IMG 20190304 WA0003
Nurzaini (17) siswi SMKN 1 Sungai Raya pemenang mobil di acara Millennial Road Safety Festival. [foto : istimewa]

Inisiatifnews – “27553,” ujar Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Mahfud MD beberapa kali saat membacakan nomor undian door prize hadiah utama berupa satu unit mobil.

Door prize ini dibacakan saat puncak acara Millennial Road Safety Festival yang berlangsung di Halaman Alun-alun Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (03/03/2019).

Bacaan Lainnya

Hampir 50 ribu masyarakat Kalbar yang mayoritas kalangan milenial datang berjubelan di Halaman Alun-alun Kapuas.

“27553,” ujar Mahfud MD kembali membacakan nomor pemenang yang tak kunjung muncul menuju panggung menyerahkan tiketnya.

Penyelenggara memutuskan mencari pemenang lainnya. Tetapi Kapolda Kalbar Irjen Didi memilih membacakan kembali nomor tiket ini. “27553.” Irjen Didi berkali-kali kali menyebutkan nomor tiket. Hingga sepuluh kali.

Hampir saja dinyatakan hangus oleh panitia, dan mengundi nomor tiket yang baru, perempuan muda, tergopoh-gopoh, memegangi secarik kertas, menuju ke atas panggung.

Persis saat Irjen Didi menyebut kesepuluh kali nomor tiket 27355, baru saja tiga digit, munculah perempuan muda ini. Namanya Nurzaini (17). Ia siswi SMKN 1 Sungai Raya.

Remaja asal Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, hampir saja tak mendapatkan durian runtuh ini. Ia tak sadar berkali-kali nomor tiketnya dibacakan.

Dia sudah menjauh dari panggung dan hendak pulang. Sembari menunggu jemputan temannya, ia kaget saat menjadi pemenang karena ditelepon oleh teman lain yang memberitahunya. “Sudah mau pulang, lagi nunggu teman menjemput. Sudah jauh dari panggung. Eh, tadi ditelepon sama teman, bilang kalau saya dapat hadiah,” ceritanya.

Begitu tahu mendapatkan hadiah utama, remaja ini berlari menuju arah panggung. Panas, sesak, berjubelan menembus ribuan penonton, Nurzaini hampir saja pingsan.

Sembari berlari, ia melambaikan tangan. Saking banyaknya pengunjung, panitia di atas panggung tak ada yang mengetahuinya. Perjuangan menembus ribuan penonton ini pun berhasil. Ia pulang membawa sebuah mobil.

Sujud Syukur, Mimpi Punya Mobil Saja Tak Berani

Nurzaini berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya buruh bangunan. Ibundanya berladang. Kedua orang tuanya tinggal di Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya.

Ia merantau ke Pontianak, berdua bersama kakaknya. Sang kakak berkuliah dengan beasiswa di sebuah universitas swasta di Pontianak. “Kalau bapak itu buruh bangunan, ibu ndak kerja, cuman beladang. Tinggal di sini bareng abang,” ungkapnya.

Selain sekolah, Nurzaini punya kerjaan sambilan, jasa cuci foto. “Kalau sebulan itu dikirim Rp200 ribu, dicukup-cukupkanlah. Saya nyambi, cuma jual-jualan foto, cetak-cetak foto,” ungkap anak bungsu dari 4 bersaudara ini.

Soal door prize, Nurzaini yang berlari ke panggung sebenarnya tak tahu akan memenangkan hadiah utama mobil. Yang dia tahu hanya dirinya mendapatkan hadiah.

Begitu tahu, dia langsung sujud syukur. Nurzaini yang ditanyai oleh Kapolda Kalbar apakah memiliki mobil, mengaku dirinya bahkan tak punya motor. Untuk bersekolah saja, siswi kelas 3 jurusan Multimedia SMKN 1 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya ini jalan kaki.

Bahkan, mimpi punya mobil saja tak ada. Dia hanya beraharap dapat hadiah sederhana saat ikut kegiatan ini. “Saya sungguh enggak nyangka, karena saya sadar enggak mampu. Membayangkan mau dapat mobil tuh impian yang luar biasa, yang mungkin enggak sampai di situ. Datang ke sini, mikirnya semoga dapat hadiahnya sederhana enggak apa-apa, kalau enggak dapat berarti bukan rejeki,” ungkapnya sembari menangis harus.

Mahfud Ajak Milenial Kalbar Nyoblos & Tertib Lalu Lintas

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Mahfud MD mengajak generasi milenial untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilu serentak 17 April mendatang.

mahfud md
Prof Mohammad Mahfud MD sedang mengacak kupon undian di acara Millennial Road Safety Festival di Kalimantan Barat. [foto : Inisiatifnews]

Sebab, meskipun tidak memilih, ia akan tetap terikat pada keputusan yang diambil oleh pemenang pemilu saat memerintah nanti. Karenanya, generasi milenial diimbau tidak golput dan datang ke TPS memakai hak pilihnya.

Memilih dalam pemilu adalah ungkapan syukur kepada Tuhan atas karunia kemerdekaan yang telah diberikan. Seandainya Indonesia tidak merdeka, mustahil kita akan melaksanakan pemilihan umum seperti saat ini. “Karena itu marilah kita gunakan hak konstitusional ini sebaik-baiknya dengan memilih di TPS yang sudah disediakan,” ujar Mahfud yang juga Ketua Dewan Pembina MMD Initiative ini.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Polda Kalbar ini, hadir sekitar 50 ribu masyarakat Kalbar yang mayoritas kalangan milenial. Selain Kapolda, acara Milennial Road Safety Festival juga dihadiri oleh Gubernur Kalbar, walikota Pontianak dan pejabat Pemerintah Provinsi Kalbar.

Mahfud juga mengajak masyarakat Kalbar khususnya kalangan milenial untuk tertib berlalu lintas saat berkendara. “Satu di antara bentuk rasa syukur kita dan rasa adil kita kepada sesama yakni tertib berlalu lintas. Khusus kalangan milenial yang merupakan kalangan paling rentan dalam lakalantas ini untuk tertib saat berkendara,” ujar Mahfud MD.

[FMVQ]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait