SELASA siang (09/04/2019), usai mengikuti workshop hari kedua di Pacific Area Standard Congress (PASC) di Hotel Intercontinental, Wellington, kami mendapat kehormatan diundang oleh Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa, dan Tonga, Tantowi Yahya, ke Kantor KBRI.

Kami delegasi Indonesia yang terdiri atas BSN, SKK Migas, dan President University mendapat jamuan makan siang di KBRI. Selain Pak Dubes Tantowi sendiri, juga dihadiri Athan RI, Kol. Iwan Suryono. Dalam kesempatan tersebut, kami mendapat berbagai informasi terkait kegiatan KBRI di bawah pimpinan Pak Dubes Tantowi selama dua tahun masa tugas beliau.

Saya sangat terkesan dengan kegiatan diplomasi merangkul wilayah-wilayah di Pasifik Selatan sebagai bagian integral dari upaya NKRI menyelesaikan konflik di Papua. Sebab negara-negara di kawasan ini memang menjadi pendukung kelompok separatis karena alasana solidaritas Melanesia dan Polinesia.

Pak Dubes misalnya saat ini sedang menyiapkan Pacific Exposition 2019, sebuah ajang pameran dagang, wisata, dan sekaligus ajang bisnis negara-negara kawasan bersama RI yang akan diselenggarakan di Auckland, New Zealand, pada Juli yang akan datang. Sekitar 21 negara dengan jumlah total penduduk 300 juta dan GDP sebesar US $ 2.6 triliun akan terlibat. Sebuah perhelatan lintas negara Pasifik yang benar-benar hebat!

Jika perhelatan ini bisa berlangsung setiap satu atau dua tahun sekali di wilayah Pasifik Selatan ini, maka Insya Allah, kehadiran RI akan kian dirasakan dan tentu saja pengaruhnya akan semakin berkembang.

Hal ini jelas akan berkontribusi sangat signifikan dalam mendukung diplomasi dan Polugri RI, yang sekaligus akan makin mempersempit pengaruh kelompok-kelompok anti RI, khususnya kaum separatis di Papua, yang selama ini memanipulasi ketidakhadiran Indonesia dalam kancah hubungan lintas negara di kawasan. Salut Pak Dubes Tantowi. Semoga sukses!

Prof. Dr. Muhammad A.S. Hikam adalah pengamat politik President University dan Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Persatuan Nasional era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)