Wah! Ada Kabar Peserta Deklarasi KAMI Dibayar Rp 200.000

  • Whatsapp
Din syamsuddin
Deklarator KAMI, Din Syamsuddin saat menyampaikan pesan terkait dengan arah dan tujuan kelompok barunya itu. [foto : Istimewa]

Jakarta, Inisiatifnews.com – Sejumlah tokoh nasional menggelar deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Mereka berkerumun di pelataran monumen Tugu Proklamasi di bilangan Menteng Jakarta Pusat.

Mereka menyatakan diri sebagai kelompok orang-orang yang peduli terhadap moral bangsa untuk mengisi kemerdekaan Indonesia.

Bacaan Lainnya

Namun saat ditanya kepada beberapa peserta deklarasi, ada fakta unik yang justru cenderung tendensius dengan narasi yang digaungkan oleh para deklarator.

Salah satu peserta aksi deklarasi KAMI, ibu Aminah mengaku tidak tahu alasan dirinya datang ke Tugu Proklamasi (Tugprok) hari ini.

Saat ditanya mengapa ia sampai datang ke Tugu Proklamasi, Aminah mengaku hanya diundang karena dapat uang transportasi sebesar Rp 200.000 saja.

“Tujuannya nggak tahu. Saya hanya datang ke sini dapat uang Rp 200.000, hanya transport dan snack aja tujuan saya ke sini,” kata Aminah kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2020).

Kemudian, Aminah yang mengaku warga Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat itu datang tidak sendirian, ia mengaku ke lokasi acara deklarasi KAMI tersebut bersama dengan teman-temannya.

IMG 20200818 WA0132
Para peserta dari kelompok ibu-ibu yang ikut hadir dalam deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Perlu diketahui, bahwa acara deklarasi KAMI yang diinisiasi oleh para eks pejabat pemerintah tersebut dihadiri oleh banyak masyarakat.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi acara deklarasi, panitia tampak tidak mengindahkan protokol kesehatan yakni jaga jarak aman alias physical distancing. Tampak mereka berkerumun dan berdesak-desakan di acara tersebut.

Meskipun sebelum masuk ke area pelataran monumen Tugu Proklamasi Jakarta, mereka dicek suhu dan disemprot disinfektan oleh petugas yang berjaga, namun saat masuk ke area deklarasi, protokol kesehatan cenderung diabaikan oleh para hadiri, termasuk oleh para deklaratornya sendiri yang tak mengindahkan jarak aman.

Para deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sedang membacakan maklumat tanpa mengindahkan physical distancing sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan COVID-19. [foto : Inisiatifnews.com]

Berikut adalah para tokoh yang hadir dalam deklarasi KAMI di Tugu Proklamasi tersebut.

Din Syamsudin, Ahmad Yani, MS Kaban, Lieus Sungkarisman, Marwan Batubara, Titiek Soharto, KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i, Jumur Hidayat, Syahganda Nainggolan, Gatot Nurmantyo, Habib Muchsin Alatas, Abdullah Hehamahua, Ichsanuddin Noorsy, Hafidz Abbas, Andrianto, Rokhmat Wahab, Alfian Tanjung, Rocky Gerung, Khusnul Komariah, Adhie Massardie, Refly Harun, Zaitun Rasmin, Muhammad Gatot Saptono alias Al Khaththath, Amien Rais, Hanafi Rais, Muhammad Said Didu dan Meutia Farida Hatta Swasono.

Hadir juga beberapa kelompok oposisi lainnya, antara lain Muslim Arbi, Sri Bintang Pamungkas, Ansufri Idrus Sambo, Eka Jaya, Djoko Edhie Abdurrahman, Buchori Muslim, Abbas Toha, Alang, Hasri Harahap, Camelia Maliq, Darmin Sada, Sabda Pranawa Djati dan Rizal Kobar. [RED]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait